Jumat, 18 Mei 2012

Dimulai dari Diri Sendiri dan Tulisan: Indonesia Go Blog

“kamu hari ini sibuk gak?” sms dari putra masuk ponselku.
“Gak kemana mana, emang kenapa?” jawabku.
“Ada acara talkshow di salah satu toko buku bareng anak-anak komunitas blog yang lain, mau ikut gak?” balas dia.
“Oohh jam berapa?”
“Setelah dzuhur kita berangkat”
“Oke”
***
Aku sama Putra berangkat bareng dan ketemu anak-anak yang lain di lokasi. Sepanjang jalan kita ngobrol kesana kemari, menceritakan kesibukan masing-masing.
“Eh talkshow apaan si nanti disana” tanyaku masih bingung.
“Jadi nanti bakal ada Alitt Susanto, dia nulis buku keduanya. Biar kamu ngerti siapa Alitt dan seperti apa dia coba baca nih bukunya” jelas dia sambil menyerahkan bukunya yang berjudul “Skripshit”.

Sepanjang jalan aku baca bukunya dan ketawa ketiwi sendiri, sumpah bukunya keren. Oiya, sebelumnya aku belum kenal sama temen-temen yang lain, karena aku termasuk anak baru di salah satu komunitas blog itu, sedangkan putra udah malang melintang di komunitas blog itu.  Dan sampailah kita di tempat yang di tuju, tapi sebelum kita sampai di toko buku yang ngadain acara talkshow itu, kita nunggu salah satu temen kita di salah satu pusat perbelanjaan. Dan tak lama kemudian yang di tunggu muncul, Reni.

“Hai” sapa reni.
“Hai juga, apa kabar? Kenalin nih shafa” balas putra.
“Shafa”, aku memperkenalkan diri.
“Reni”, Reni mengulurkan tangannya sambil tersenyum
Percakapan berlanjut sampai ke lokasi. Dan disana udah ada Jingga yang asyik twitteran lewat ponselnya dan Deko yang masih menutupi wajahnya dengan masker. Tapi kita gak langsung pergi ke lantai atas toko buku tersebut sebagai lokasi talkshow siang itu. Kita nunggu 4 orang lagi, kembaran si Reni, Ditra, Laila dan dalang dari acara kita hari itu yaitu Sany. Dan setelah nunggu hampir setengah jam, personil sudah lengkap dan kita pun langsung pergi ke TKP.
***
Acara berlangsung seru, mungkin karena Alitt bawain acaranya dengan santai dan gak terlalu serius. Setelah Alitt jelasin isi buku keduanya itu, masuklah ke sesi pertanyaan. Putra ngangkat kakinya, eh maksudnya ngangkat tangannya. Dia maju kedepan dan menanyakan beberapa hal. Pertama dia nanya terkait ibunya Alitt, seberapa penting sih arti ibu dalam hidup lu, litt? Kedua lebih penting mana, bakat atau minat untuk mulai nulis? Sebelum Alitt jawab pertanyaan putra, dia  nanggepin cara putra ngomong. Dia bilang “Kayaknya lu lancar banget ngomongnya, mau gak jadi moderator gua?”. Setelah sebelumnya bang Al yang jadi moderator terus si Putra gantiin bang Al untuk beberap sesi pertanyaan.
“Oke pertanyaan lu tadi tentang ibu ya?” tanya Alitt memastikan.
“Iya bang” jawab Putra.
“sangat penting, mungkin tanpa seorang ibu gua saat gak bakal berdiri disini. Terus pertanyaan kedua apa?”
“Menurut lu bang, lebih penting mana bakat atau minat buat mulai nulis?”
“Bakat memang penting, tapi untuk memulai sesuatu lu harus punya minat yang besar dulu, baru lu asah bakat lu”
***
Dengan ditutupnya acara dengan penandatanganan buku Skripshit yang dibawa peserta, maka selesailah acara siang itu sampe kurang dari jam 5 sore. Akhirnya kita langsung cari mushala karena kita belum shalat ashar. Ya meskipun kita termasuk anak-anak gahol, tapi masalah ibadah tetep nomor satu. *ngangkat alis tinggi-tinggi*

Selesai shalat kita cari makan, dan sebagai dalang acara siang tadi mami Sany traktir kita semua makan. Yee makan gratis. #AkuCintaGratisan

Setelah perut kenyang kita langsung pamitan, ada yang langsung pulang, ada yang belanja-belanja dulu, dan aku sama Putra karena arah kita sama kita barengan lagi. Tapi sebelum pulang kita shalat magrib dulu di mushala. Selesai shalat kita langsung nyari angkot dan pulang ke kosan. Sepanjang jalan kita ngobrol ini itu, mungkin karena putra orangnya cerewet jadi dia gak kehabisan topik buat nanya ini itu. Dan...
“Kamu inget gak pernah bikin status fesbuk ‘umur 19 tahun tapi masih labil nyari jati diri’, Jujur, sebenernya status fesbuk itu bikin gua marah, tau.”, nada Putra ngomong agak tinggi.
“Kenapa?” tanyaku penasaran.

“Lu gak pernah bisa bahagia kalo lu gak mau ngehargai apa yang udah lu punya. Berhenti untuk menganggap diri rendah, terkadang kita memang harus mengakui bahwa kita mampu. Bahagia itu sederhana, ketika lu mau sedikit saja menghargai kehidupan lu maka lu akan bahagia. Hidup itu sederhana. Sabar dan syukur adalah cara terbaik untuk menjalaninya. Sabar adalah berusaha, sementara syukur adalah menerima dengan tulus apapun hasil akhir dari-Nya. Gak ada siapapun yang bisa bikin lu bahagia, selain diri lu sendiri yang mau menganggap bahwa semua hal adalah membahagiakan” jelas Putra panjang lebar.

“Lu harus mulai bisa jujur. Jujur kalo hidup lu beda sama orang lain, gak harus lu iri dengan apa yang orang lain capai, karena lu punya kelebihan dan keistimewaan tersendiri. Memang terkadang iri akan membuat lu terpacu untuk berbuat sesuatu, tapi jangan malah jadi sesuatu hal yang bikin lu menciut dan merasa rendah di banding orang lain”, lanjut putra.

Sesekali dia menoleh ke arahku dan aku hanya balas dia dengan senyum tanpa komentar.

“Percaya atau tidak, hidup adalah sebuah lintasan yang mempertemukan antara sebab dan akibat. Maka, apapun yang lu lakuin, sesungguhnya berpengaruh bagi kehidupan orang lain. Seperti halnya hidup orang lain yang juga berpengaruh bagi kehidupan lu. Jadi, berbuatlah apa yang menurut lu baik yang akan bikin orang merenung, berpikir dan termotivasi untuk melakukan hal yang sama. Contoh nyatanya adalah tulisan, seberapa baik tulisan yang lu buat maka akan berpengaruh positif bagi si pembaca, begitu pula sebaliknya. Nah, karena kita termasuk salah satu anggota dari komunitas blog, maka coba lu mulai sesuatu yang baik dengan fasilitas itu. Jujurlah dengan apa yang lu tulis, karena hal itu yang akan membuat lu setia untuk tetap menulis. Karena lu adalah orang baik, maka sebarkanlah kebaikan itu. Surga itu terlalu luas kalau cuma lu tempati sendirian. Semoga kehidupan lu terus disesaki dengan kebaikan yang membahagiakan. Aamiin.."

34 komentar:

  1. Ini cerita yang di gramedia sabtu kemarin yak? dan gw tau siapa itu putra hoho...

    BalasHapus
  2. Salam Solid dari Blogger's Shout Out!
    izin follow blgnya juga ya...

    BalasHapus
  3. Hmm, 19 tahun..
    kayaknya di usia segitu saya juga masih labil...

    sekarang udah nemu jati diri ga?
    banyak juga kok orang dewasa yang gak nemu-nemu jati dirinya.

    setiap kejadian kadang membuat kita jadi pribadi yang baru.
    tapi mudah-mudahan makin positif yaa..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin :)

      hmmp, di tanya jati diri, yaa apa yang di bilang putra 'sabar dan syukur'
      sabar berarti terus berusaha memperbaiki diri, dan tak lupa untuk syukur dengan segala yang telah kita raih. jika kita tak bersyukur, kebahagiaan tak akan pernah kita miliki.

      (^_^)

      Hapus
  4. semangat ngeblog ya :)
    salam solid

    BalasHapus
  5. nampaknya Putra emang gak pernah kehabisan kata-kata penyemangat ya? :')

    BalasHapus
  6. salam blogger..ayo blogger indonesia bisa

    BalasHapus
  7. yepp benar bgt, bakat itu juga gak ada gunanya kalau nggak diawali dengan niat yang besar. Itu dia dibutuhin semangat dan niat buat memupuk yang namanya bakat..salam solid :D

    BalasHapus
  8. Salam Solid, gue suka kalimat ini deh "Hidup itu sederhana. Sabar dan syukur adalah cara terbaik untuk menjalaninya. "

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke hadi entar di sampein sama si putra :')

      Hapus
  9. putra, sesuatu banget kata2nya ya #UHUK

    BalasHapus
  10. Jadi diri sendiri memang lebih baik..
    semangat ngeblog..

    BalasHapus
  11. kya'a kenal putra-nya sapa hihihi :D
    semoga bisa nyusul bang Alitt deh :))

    BalasHapus
  12. Ups... kenapa tercium bau-bau gosip di sini... #eh salah fokus

    BalasHapus
  13. kok semua pada ngomongin putra?
    oke kayaknya salah ngambil tema nih -___-

    BalasHapus
  14. Wafa, Reni kan nama temen aku yang kemarin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang mana shan?
      hehe maaf bila ada kesamaan nama, tempat atau yang lainnya :p

      Hapus
  15. siapa itu putra *asahgolok*

    BalasHapus
  16. Kenapa harus pakai nama samaran (re: Putra) ???
    Kan nama aslinya lebih gampang dicerna khalayak ramai ?? (gua tahu loh siapa #pffft)

    BalasHapus
  17. Hah, disamarkan juga udah pada tau itu si Putra siapa.. :D. Kata2 Putra emang Super sekali yah? :-)

    BalasHapus
  18. ziiiiii.. putraaaa... :D
    *akutauakutau

    BalasHapus
  19. Aku terkejut pas baca bagian "apapun yang lu lakuin, sesungguhnya berpengaruh bagi kehidupan orang lain". Secara tidak langsung menumbuhkan motivasi buat kita agar berguna buat orang lain. Well, memang sebaik-baiknya orang adalah yang berguna bagi sesama yah. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nabi bilang, Khoirunnas an fauhum liinnas.
      Basith selalu tahu alasan dibalik penyampaian kata :)

      Hapus
  20. uwooooo~~~~ kalimat terakhir yang di bold... :D

    BalasHapus
  21. WOW dari postingan Ketemu maz Alitt menuju Go Blog..
    sesuatu sekali wafa...
    dan itu kata" yang di bold. hemn mak nyuss. :3

    BalasHapus